PJ Bupati Varial Terima Sertifikat Eleminasi Malari dari Wamenkes RI Warnai Aku Tuhan Oleh alhendra dy Datuk Rio Desa Teluk Pandak Tanah Sepenggal Diduga Lepas Dari Pemeriksaan Inspektorat, Ada Apa? Lemahnya Pengawasan Inspektorat Tebo Menjadi Pemicu Kades Sapta Mulia Diduga Tak Setorkan PADes ke Rekening Desa Aspan Hattrick, balas pukulan ARB tapi Yopi Muthalib yang “Tekangkang”

Home / Berita / Kesehatan

Minggu, 19 November 2023 - 12:05 WIB

Ciri-ciri Cacar Monyet, Gejala, Penyebab, Dan Penanggulangannya

Ilustrasi Cacar Monyet

Ilustrasi Cacar Monyet

Infonegerijambi.com, Kesehatan – Penyakit cacar monyet juga dikenal dengan sebutan monkeypox atau mpox. Ciri-ciri cacar monyet yang paling umum adalah munculnya ruam pada kulit.

Dalam artikel ini akan kita ulas apa itu cacar monyet, mulai dari ciri-ciri, gejala, penyebab dan penularan, serta cara penanganannya.

Apa Itu Cacar Monyet?

Dikutip dari laman Kementerian Kesehatan, cacar monyet adalah penyakit zoonosis langka yang diakibatkan oleh infeksi virus monkeypox. Penyakit ini ditemukan pertama kali pada tahun 1958.

Saat itu ditemukan wabah penyakit seperti cacar air yang menyerang koloni monyet yang dipelihara untuk penelitian. Hal inilah yang membuatnya dinamakan dengan cacar monyet.

Virus tersebut pertama kali menginfeksi manusia pada tahun 1970 di Kongo. Kemudian muncul kasus cacar monyet pada manusia di beberapa negara Afrika Tengah dan Barat, seperti Kamerun, Pantai Gading, Republik Afrika Tengah, Gabon, Nigeria, Liberia, dan Sierra Leone.

Penyakit ini mirip cacar air, namun lebih ringan. Kebanyakan cacar monyet bukan penyakit yang membahayakan nyawa, namun gejalanya bisa sangat mengganggu aktivitas.

Ciri-ciri Cacar Monyet

Dilansir dari laman World Health Organization (WHO), ciri-ciri cacar monyet yang biasanya muncul pertama kali adalah ruam di kulit. Ruam pada awalnya seperti luka datar,kemudian berkembang seperti melepuh sehingga luka berisi cairan.

Luka atau lesi ini biasanya terasa gatal atau mungkin nyeri. Beberapa orang bisa memiliki satu lesi, bahkan bisa ratusan lesi yang menyebar di seluruh tubuh. Ketika sembuh, luka akan mengering, hingga akhirnya mengelupas dengan sendirinya.

Adapun bagian tubuh yang paling sering terkena cacar monyet adalah:

Telapak tangan dan telapak kaki

Wajah, mulut dan tenggorokan

Pangkal paha dan area genital

Anus

Gejala Cacar Monyet

Selain mendapati ciri-ciri cacar monyet yang tampak tersebut, ada gejala-gejala yang mungkin mengikutinya. Namun ada juga orang yang tidak mengalami gejala selain ruam.

BACA JUGA :  Polri Peduli : Polres Tebo Salurkan Bantuan kepada Korban Banjir di Desa Aur Cino dan Teluk Kayu Putih

Berikut ini gejala umum cacar monyet:

Ruam

Demam

Sakit kepala

Sakit tenggorokan

Nyeri otot

Sakit punggung

Energi rendah

Pembengkakan kelenjar getah bening

Pembengkakan pada rektum hingga kesulitan saat buang air kecil

Setelah terinfeksi monkeypox, ciri-ciri dan gejalanya biasanya baru muncul sekitar seminggu kemudian, namun mungkin juga baru muncul hingga tiga minggu kemudian.

Gejala cacar monyet biasanya terjadi selama 2-4 minggu, atau bisa lebih lama pada seseorang dengan sistem kekebalan tubuh lemah.

Penyebab dan Penularan Cacar Monyet

Penyebab cacar monyet seperti telah disebutkan sebelumnya, yakni virus cacar monyet atau monkeypox. Siapa pun dapat terinfeksi virus ini, baik anak-anak, dewasa, ibu hamil, bahkan hewan.

Penularan virus ini bisa terjadi karena banyak faktor, baik itu karena kontak fisik secara langsung maupun melalui benda.

1. Kontak Fisik

Penularan dari kontak fisik bisa terjadi saat berhadapan dengan orang yang sudah terinfeksi. Virus bisa menular lewat udara yang masuk ke saluran pernapasan, mata, maupun lewat sentuhan kulit, seperti ketika berbicara, ciuman, bersentuhan, atau berhubungan seks.

2. Lewat Perantara

Penularan juga bisa terjadi ketika berkontak tidak langsung, yakni melalui perantara. Misalnya ketika menggunakan pakaian yang sama dengan orang yang terinfeksi cacar monyet, menggunakan alat makan bersama, lewat seprai, hingga jarum suntik yang terkontaminasi.

3. Kehamilan

Kehamilan juga bisa menyebabkan ibu hamil menularkan virus cacar monyet kepada bayi yang dikandungnya. Untuk kasus satu ini, cacar monyet bisa membahayakan bayi, dengan risiko paling buruk adalah kematian janin.

4. Penularan dari Binatang

Karena termasuk zoonosis, cacar monyet juga bisa ditularkan lewat binatang, antara lain melalui gigitan, cakaran, saat berburu, menguliti, memasak, berkontak dengan bangkai, atau karena memakan hewan.

BACA JUGA :  Cekcok, Suami Di Merangin Ditemukan Tewas Gantung Diri

Penanganan Cacar Monyet

Pada umumnya, orang bisa sembuh sendiri dari cacar monyet seiring meningkatnya sistem kekebalan tubuh. Ini bisa terjadi sekitar 2-4 minggu setelah infeksi.

Sementara penanganan cacar monyet pada orang yang terinfeksi adalah untuk mengatasi gejalanya, seperti ruam, demam, rasa sakit, hingga mencegah komplikasi lebih lanjut.

Jika mengalami cacar monyet, Anda bisa melakukan beberapa hal berikut ini:

Istirahat di dalam kamar sendiri untuk mencegah kontak dengan orang lain.

Sering mencuci tangan dengan sabun, terutama sebelum dan setelah menyentuh luka.

Jangan menggaruk luka, karena dapat memperlambat penyembuhan, menyebarkan ruam ke bagian tubuh lainnya, dan menyebabkan infeksi.

Pakai masker dan tutupi ruam saat berada di sekitar orang lain sampai ruam benar-benar sembuh.

Jaga kulit selalu kering dan biarkan terbuka, kecuali jika dalam satu ruangan dengan orang lain.

Hindari menyentuh benda-benda di ruang bersama.

Pakai air garam untuk membilas luka di mulut.

Mandi air hangat dengan soda kue atau garam epsom.

Minum obat yang diresepkan dokter.

Sebagai tindak pencegahan, hindari berkontak dengan orang yang diduga terinfeksi virus monkeypox dan jangan berbagi pakaian atau alat makan bersama orang lain. Tindak pencegahan lainnya adalah pemberian vaksin cacar monyet.

Vaksinasi dapat diberikan kepada orang yang sudah berkontak dengan penderita cacar monyet setelah 4 hari.

Namun vaksin cacar monyet saat ini masih terbatas sehingga diprioritaskan kepada orang yang berisiko tinggi, seperti:

Tenaga kesehatan yang berisiko terpapar.

Orang yang berhubungan seks dengan banyak pasangan.

Pekerja seks.

Penderita cacar air yang harus dirawat jauh dari orang lain.

Nah, itulah tadi ciri-ciri cacar monyet beserta gejalanya yang wajib diwaspadai, termasuk informasi tentang penyebab, penularan, dan penanganannya. Semoga bermanfaat.

 

Sumber detikHealth

Share :

Baca Juga

Berita

AKIBAT INTENSITAS HUJAN TINGGI BANJIR KEMBALI TERJADI DI 3 KECAMATAN DI TEBO

Batanghari

Di duga Seorang Pria, Bergaya Preman Intimidasi Wartawan yang hendak mengambil Liputan

Berita

Pemkab. Tebo Lakukan Rapat Mediasi Terkait Aksi Unjuk Rasa Asosiasi Masyarakat dan Sopir

Berita

Serius Maju di Pilkada Tebo, Afriansyah Jalani Uji Kelayakan dan Kepatutan di PDI Perjuangan

Berita

Kabupaten Tebo Diterjang Hujan Angin, Pohon dan Tiang Listrik Roboh

Berita

Ditreskrimum Polda Jambi Telah Mengidentifikasi Belasan Orang Diduga Pelaku Perusakan Kantor Gubernur

Berita

Tinjau Lokasi Banjir, Kapolres Merangin Dirikan Posko dan Bantu Evakuasi Warga

Berita

Pengungkapan Dugaan TP Penambangan Emas Tanpa Izin di Sungai Rotan