Dekan FEBI IAI Tebo Isi Materi PBAK 2025 Pemkab Tebo Luncurkan Semangka Tebo dan Lentera Desa, Perusahaan Salurkan CSR untuk Pekerja Rentan Dukung Program Semangka, Perumda Tirta Muaro Komitmen Sejahterakan Pekerja Mahasiswa Kukerta dan Ibu PKK Desa Mengupeh Tanam 60 Jenis Tanaman Herbal di Depan Kantor Desa IAI Tebo Siap Gelar PBAK 2025/2026, Usung Tema Cerdas dan Madani Berlandaskan Iman

Home / Daerah / Tebo

Kamis, 8 Mei 2025 - 18:34 WIB

Diduga Langgar Aturan dan Cemari Lingkungan, Ratusan Warga Rantau Api Demo PT Kurnia Palma Berjaya

TEBO – Ratusan warga Desa Rantau Api, Kecamatan Tengah Ilir, Kabupaten Tebo, menggelar aksi unjuk rasa di depan portal PT Kurnia Palma Berjaya (KPB), Kamis ( 08/05/2025 ).

 

Mereka memprotes dugaan pelanggaran aturan oleh perusahaan serta menuntut keadilan terkait perekrutan tenaga kerja dan dampak pencemaran lingkungan.

 

Dalam aksi tersebut, warga menyuarakan tuntutan agar perusahaan transparan dalam proses penerimaan karyawan. Mereka mencurigai adanya praktik pungutan liar (pungli) yang membebani pencari kerja lokal.

 

Selain itu, warga juga meminta PT KPB agar melakukan sosialisasi terbuka kepada masyarakat terdampak pencemaran lingkungan yang ditimbulkan oleh aktivitas perusahaan. Mereka menilai perusahaan telah mengabaikan tanggung jawab sosial terhadap warga sekitar.

BACA JUGA :  Sukmawati Resmi Dilantik Sebagai Anggota DPRD Provinsi Jambi Gantikan Juber

 

Yusar, koordinator aksi, menyatakan bahwa tuntutan masyarakat tidak berlebihan. “Kami cuma minta agar warga lokal diberi kesempatan kerja tanpa pilih kasih dan diberikan santunan bagi yang terdampak pencemaran lingkungan,” ungkapnya.

 

Pihak perusahaan sempat mengajak perwakilan massa untuk bermediasi demi menjaga situasi tetap kondusif. Namun, menurut Yusar, hasil mediasi tidak memuaskan karena tidak ada satu pun tuntutan masyarakat yang dipenuhi.

BACA JUGA :  IAI Tebo Gelar PBAK, Andi Susanto : PBAK tahun ini bertemakan Membentuk Generasi Muda Cerdas dan Madani Berlandaskan Iman Akhlak Ilmu

 

“Kami sudah memenuhi permintaan perusahaan untuk mediasi, tapi hasilnya nihil. Tentu kami kecewa dan merasa tidak dihargai,” tegas Yusar.

 

Warga juga meminta Bupati Tebo, Agus Rubiyanto, dan dinas terkait untuk turun tangan dan mengevaluasi kembali dokumen AMDAL serta izin lingkungan PT KPB. Mereka menilai keberadaan perusahaan di tengah pemukiman padat penduduk sangat berisiko terhadap kesehatan dan keselamatan warga.

 

Aksi unjuk rasa berlangsung dengan tertib meski dipenuhi kekecewaan mendalam dari warga terhadap sikap perusahaan yang dinilai abai terhadap kepentingan masyarakat.***

Share :

Baca Juga

Berita

Putri Pinang Masak Park: Bekas Pasar Angso Duo Disulap Jadi Obyek Wisata Indah

Politik

Breaking News..!!! Golkar Resmi Usung ARB – NAZAR Di Pilkada Tebo 2024

PLN

PLN Imbau Warga Jaga Jarak Aman Saat Pasang Dekorasi HUT RI

Tebo

DPP GMNI Kecam Pelaku Pemukulan Mantan Ketum HMI Cabang Tebo

Berita

Dinar Candy Tak Penuhi Panggilan Polda Jambi, Dirreskrimum : Terkait Pemalsuan dan Penggelapan oleh Ko Apex

Peristiwa

Breaking News: Bocah 13 Tahun Hilang Diduga Diterkam Buaya, Belum Ditemukan Hingga Kini

Bungo

BLT DD Tahap Akhir 2022 Talang Sungai Bungo Tidak Di Salurkan, Warga Surati Kejari

Tanjab Timur

CSR Petro China Didesa Jati Mulyo Apakah Sudah Sesuai Dengan Peruntukannya?