Dekan FEBI IAI Tebo Isi Materi PBAK 2025 Pemkab Tebo Luncurkan Semangka Tebo dan Lentera Desa, Perusahaan Salurkan CSR untuk Pekerja Rentan Dukung Program Semangka, Perumda Tirta Muaro Komitmen Sejahterakan Pekerja Mahasiswa Kukerta dan Ibu PKK Desa Mengupeh Tanam 60 Jenis Tanaman Herbal di Depan Kantor Desa IAI Tebo Siap Gelar PBAK 2025/2026, Usung Tema Cerdas dan Madani Berlandaskan Iman

Home / Batanghari / Berita / Daerah / Hukum / Kriminal / VIRAL

Sabtu, 20 Juli 2024 - 00:37 WIB

Misteri Pembunuhan Terhadap Nasifa Belum Terungkap Keluarga Minta Polda Jambi Bentuk Tim Khusus

Infonegerijambi.com, BATANGHARI – Kisah kematian seorang gadis cantik atas nama Nasifa pada 27 February 2024 sudah kurang lebih 6 bulan menarik perhatian masyarakat, Kematian tersebut masih dianggap misteri hingga kini.

 

Itu di serial drakor, Dalam kejadian nyata begitu banyak kasus kematian akibat pembunuhan yang belum terungkap pelakunya sampai hari ini.

 

Kalaupun disebut terdakwanya, publik masih menganggap belum tuntas dan terbuka, karena ada peristiwa pembunuhan bukan merupakan kejadian tunggal. Ada pelaku dan dalangnya. Apa modusnya sehingga pembunuh tega menghabisi nyawa korbannya sebegitu rupa.

 

Misteri tewasnya seorang gadis berusia 20 tahun yang ditemukan mengapung di sebuah kolam dengan kondisi tanpa busana pada 27 februari 2024 lalu sempat menggemparkan warga kabupaten batanghari Propinsi Jambi.

 

Korban yang diketahui bernama nasifa ini diduga menjadi korban pembunuhan sadis. Pasalnya saat ditemukan jasad korban dipenuhi dengan sejumlah luka tusukan akibat senjata tajam dan tanpa busana.

BACA JUGA :  Warga Desa Malako Intan Bergotong Royong Bantu Satgas TMMD Ke-123 Kodim 0416/Bute membuat Galian Pondasi

 

Namun, sudah lebih dari enam pekan ini, pihak kepolisian polres batanghari belum berhasil mengungkap pelaku pembunuhan sadis ini.

 

Meninggalnya korban secara tidak wajar ini membuat pihak keluarga terus berlarut dalam kesedihan dan selalu bertanya-tanya kenapa dan Siapa pembunuh anaknya.

 

Sebelum ditemukan tewas, korban sempat dikabarkan hilang oleh pihak keluarga, dan akhirnya korban berhasil ditemukan dalam kondisi tak bernyawa.

 

Kedua orang tua korban meminta agar pihak kepolisian polres batanghari secepatnya mengungkap kasus pembunuhan anaknya, karena sudah lebih dari enam pekan pelaku belum berhasil ditangkap.

 

Pihak keluarga juga minta Kapolda Jambi juga ikut andil dalam pengungkapan kasus tersebut, dan juga minta kepada Kapolda Irjen pol Dr Rusdi Hartono untuk membentuk tim khusus agar kasus ini segera terungkap katanya.

BACA JUGA :  2 Minggu Menghilang, Dedi Warga Bukit Kemang Ditemukan

 

Sebelumnya, pada tanggal 27 februari 2024 lalu, warga digegerkan dengan penemuan sesosok mayat wanita tanpa busana di sebuah kolam bekas, yang beralamat di jalan baru, kilometer 6, kelurahan kampung baru, kecamatan muara tembesi, batanghari.

 

Warga sekitar yang datang sama sekali tidak mengetahui mayat tersebut karena kondisinya sudah mulai membusuk.

 

Polisi yang datang langsung melakukan olah tempat kejadian perkara dan langsung mengevakuasi jenazah dari dalam kolam.

 

Namun, sampai saat ini pihak kepolisian Polda Jambi resor polres Batanghari belum menemukan titik terang apa motif pelaku dibalik kasus pembunuhan ini, pasalnya di lokasi penemuan mayat petugas tidak menemukan barang bukti.**

Share :

Baca Juga

Berita

Mencekam! Dua Wanita Muda Tewas Dilindas Truk

Bungo

Danrem 042/Gapu didampingi Kasdim 0416/Bute Tinjau langsung PSU Pilkada Bungo

PLN

PLN Hadirkan Promo Tambah Daya 50% Lewat Program “Bangkit Lebih Terang”

Berita

Viral, Poster Afriansyah Berpasangan Dengan H. Aspan di Pilkada Tebo 2024

Berita

Polres Tebo Gelar Apel Pasukan Dalam Rangka Memulai Operasi Patuh Siginjai 2024

Kota Jambi

WBI Jambi Bakal Diskusi Dengan DPR RI Komisi XII Soal Pertambangan, Polemik dan Dampak Buruknya

Berita

Kapolres Tanjab Barat Lantik Kasatreskrim dan Kabag Ren serta Sertijab sejumlah Kapolsek

Berita

Tahapan Kampanye Dimulai, Karendal Ops OMB Polres Sarolangun Pimpin Rakor FGD Bersama LO Partai Politik