Dekan FEBI IAI Tebo Isi Materi PBAK 2025 Pemkab Tebo Luncurkan Semangka Tebo dan Lentera Desa, Perusahaan Salurkan CSR untuk Pekerja Rentan Dukung Program Semangka, Perumda Tirta Muaro Komitmen Sejahterakan Pekerja Mahasiswa Kukerta dan Ibu PKK Desa Mengupeh Tanam 60 Jenis Tanaman Herbal di Depan Kantor Desa IAI Tebo Siap Gelar PBAK 2025/2026, Usung Tema Cerdas dan Madani Berlandaskan Iman

Home / Daerah / Kriminal / Merangin

Rabu, 1 Maret 2023 - 20:55 WIB

Sungguh Sadis, Diduga Seorang Ibu Aniaya Anak Kandungnya Saat Pergi Bersama Sang Pacar

Infonegerijambi.com, Merangin – Defanu Danendra (7), bocah malang yang tewas dianiaya oleh Ibu kandungnya sendiri, diduga sudah sering dianiaya oleh Ibu kandungnya’ bersama sang pacar, saat hendak pergi keluar rumah.

Sebelumnya, korban yang merupakan warga Kelurahan Pasar Atas Bangko, Kecamatan Bangko, Kabupaten Merangin, Jambi dianiaya ibu kandungnya hanya karena tidak mau menuruti perintah pelaku untuk mengambil air.

Sehingga,    akibat dari penganiayaan yang dilakukan oleh Ibu kandungnya sendiri bersama sang pacar, akhirnya korban tewas mengenaskan’ setelah mendapat perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah Kolonel Abujani Bangko, Merangin, Jambi pada Jumat (24/02/23) kemarin.

Dari peristiwa tersebut, warga sekitar mengaku heran atas perbuatan yang dilakukan pelaku yang tega menganiaya anak kandungnya sendiri hingga meregang nyawa.

Ketua RT setempat mengaku, pelaku yang kesehariannya sebagai pedagang itu, sangat tertutup dan pribadi yang pendiam jarang berkomunikasi dengan warga sekitar, sehingga apa yang terjadi didalam rumah tangganya tidak diketahui oleh warga sekitar.

“Pelaku orangnya sangat tertutup dan jarang berkomunikasi dengan warga sekitar, sehingga kami tidak mengetahui apa kejadian itu,” ujar Sugito, Ketua RT setempat, Senin (27/02/23).

BACA JUGA :  CURAH HUJAN YANG TINGGI, JALAN TERPUTUS DAN RATUSAN RUMAH WARGA TERENDAM BANJIR

Ia mengatakan, perbuatan yang dilakukan pelaku sangatlah kejam sehingga membuat nyawa yang merupakan darah dagingnya sendiri tewas setelah dianiaya karena alasan sepele.

“Sangatlah kejam, jika alasannya cuma itu yang membuat dia tega menganiaya anaknya tewas,” katanya.

Ia pun merasa heran, setelah mendengar keterangan dari warga sekitar yang melihat korban sebelum tewas, terlihat murung dan serasa tertekan saat melihat korban keluar rumah untuk memberi ayamnya makan.

Bahkan, warga mengaku sering menyaksikan jika korban sering dikurung didalam rumah oleh ibu kandungnya, saat ibu kandungnya pergi bekerja atau pergi bersama sang kekasih ibu kandungnya pergi keluar.

“Sebelumnya, kami melihat wajah korban yang layu tidak periang, karena sering dikurung dari pagi sampai sore ketika Ibunya keluar,” katanya lagi.

Mirisnya lagi, korban yang merupakan anak kandungnya sendiri, sebelum dilakukan penganiayaan dan dinyatakan tewas, seperti mengalami kaki yang sakit.

BACA JUGA :  Perselingkuhan Guru di Merangin, Suami Curigai dari Februari

“Kemarin, sebelum korban dinyatakan meninggal, kami lihat korban seperti orang pincang, mungkin sudah disiksa dibagian kaki sehingga kesakitan. Tapi dia tidak berani mengadu ke tetangga sekitar,” terangnya.

Ia menduga, dari kasus penganiyaan tersebut, adanya keterlibatan sang pacar ibu kandung korban yang ikut menganiaya korban hingga tewas. Karena, pacar ibu korban tidak diketahui keberadaannya setelah ibu korban ditahan polisi, dan segera membawa pergi kakak korban yang wanita ikut bersamanya.

“Saya rasa, pacar pelaku juga melakukan penganiayaan. Karena saat ini dia pergi membawa kakak korban yang wanita berumur 10 tahun pergi bersamanya,” terangnya.

Warga meminta, agar polisi segera mengusut kasus penganiyaan terhadap anak yang diduga dilakukan oleh ibu kandungnya itu, dan segera menangkap pacar pelaku yang saat ini melarikan diri.

“Kami warga sekitar meminta agar Polisi segera mengusut kasus ini, dan menangkap pacar pelaku yang diduga ada keterlibata. Karena dia melarikan diri,” harapnya. ( Zainal Arifin )

Share :

Baca Juga

Berita

Langgar Perda Sepadan Jalan, Gema Tipikor Minta Pemkab Bongkar RKB dan Pagar TK Pertiwi Pulau Temiang

Merangin

Pada Milad ke-24 Ponpes Hafist Quran Wal Hadits Al Munawwaroh

Berita

Puluhan Rumah di Bangko Merangin Hancur Akibat Longsor

Berita

Polsek Pelepat Gelar Rekonstruksi Pembunuhan Terhadap Korban Zaini Oleh Tersangka Bolot Di TKP

Kontroversi

Karena Ini, KPB Bakal Laporkan Oknum Anggota DPRD Tebo ke Presiden PKS

Daerah

Tak Ketinggalan, Tim Wasev Tebar Benih Ikan dan Penanaman Padi di Desa Teluk Kuali dan Desa Malako Intan

Bungo

Satreskrim Polres Bungo Mengamankan Wanita Berparas Cantik Yang Diduga Perdagangan Orang TPPO

Berita

Sah PPP Usung Nilwan Yahya Di Pilbup Merangin