Ringankan Beban Emak- Emak, Dilla Hich akan Gratiskan Seragam Siswa/i Baru HUT Bhayangkara Ke -78,Polda Jambi Adakan Even Balap Sepeda Kapolda Cup Polsek Tengah Ilir Bekuk Dua Tersangka Pencuri Sawit Kecelakaan Maut di Tebo, Pemotor Tabrak Fuso, Satu Orang Meninggal Angkutan CPO PT SMS Diduga Penyebab Jalan Rusak, Ketua DPD Pekat IB Tebo Minta Pemerintah dan Kepolisian Tegas

Home / Sastra

Minggu, 19 Mei 2024 - 13:49 WIB

Potongan terakhir Puisi ‘ BOHONG ‘ (ALHENDRA DY)

Hidup butuh peluh butuh darah

Hidup butuh tangis butuh tawa

Hidup butuh bisik butuh pekik

Hidup butuh dendam butuh murka

Hidup butuh sabar tak sudah sudah

Hidup butuh saksi butuh sangsi

Hidup butuh tegas butuh jelas

Hidup tak butuh munafik.

 

Lantas,

Apakah cukup hanya memoleskan senyum yang paling

manis,

lalu cerita selesai ?

 

( Nantikan utuhnya di Antologi Puisi Hijrah )

 

BIODATA PENYAIR :

 

Alhendra Dy, adalah Pelukis dan Penyair dari Bukit Keramat, Bangko-Jambi. Lahir di Jambi 20 Agustus. Sejak tahun 1988 telah menyerahkan hidupnya di dunia seni, khususnya seni rupa dan puisi. Selain pengasuh dan pemilik sanggar seni Rumah Kreativ Merangin sering juga ikut serta dalam pameran lukisan, baik skala nasional maupun internasional. Dari karya puisinya ada terangkum dalam antologi bersama dan tunggal. Pendaras Risau (Kumpulan puisi 13 penyair Jambi), Senandung Alam

BACA JUGA :  H. Aspan Ajak Perusahaan Studi Tiru Perbaikan Jalan Betung Berdarah - Muara Tabir

(Kumpulan puisi )Jogjakarta, Ije Jela

(Tifa Nusantara 3), Memo Anti Teroris

(250 penyair Indonesia), Pasie Karam

(Temu penyair Nusantara), Arus puisi sungai (Kumpulan puisi), Lacak Kenduri (Antologi Penyair Merangin), Aceh 5:03 6.4 SR (Antologi puisi gempa pidie jaya), Aku dan Tulisanku,Tadarus Puisi ( kumpulan penyair Indonesia Moderen 2017), Siginjai Kata-Kata 43 Penyair Jambi oleh DKJ & DKM, Mblekethek Puisi Penyair Indonesia oleh Lumbung Puisi Sastrawan Indonesia , Perjalanan Merdeka ( antologi puisi internasional 2020 ), Sapardi Dalam Kenangan oleh Halaman Yuan Publishing 2020, Puisi Sampah Penyair Indonesia oleh Lumbung Puisi Sastrawan Indonesia, Antologi Bersama oleh LKSN ” Hijrah ” tahun 2021, Antologi bersama Jejak Waktu tahun 2022, 100 Chairil Anwar Masa Kini 2022, sedang Antologi tunggalnya berjudul ‘ Kesaksian Bukit Keramat ‘, terbit 2016 dan Jerat Zikir 2022. Ikut meramaikan kolom puisi di majalah digital ELIPSIS, juga di media cetak maupun media cyber lainnya, serta sering di undang manggung baca puisi.

BACA JUGA :  Dalam Gelap

 

Alamat : Jl. P.Tumenggung. Bukit Keramat. Bangko-Merangin-Jambi

HP : 081272172802

WA : 088276305361

Email : alhendra774@gmail.com

Share :

Baca Juga

Sastra

Dalam Gelap

Berita

PERJALANAN “JERAT ZIKIR”

Sastra

SECAWAN SENYUM BAHAGIA

Sastra

KUALAT

Sastra

PUISI 2 Putus Kaji Oleh alhendra dy

Sastra

Dalam Gelap

Berita

Maqom Bukit Keramat

Berita

BUKIT KERAMAT BIRU