Dekan FEBI IAI Tebo Isi Materi PBAK 2025 Pemkab Tebo Luncurkan Semangka Tebo dan Lentera Desa, Perusahaan Salurkan CSR untuk Pekerja Rentan Dukung Program Semangka, Perumda Tirta Muaro Komitmen Sejahterakan Pekerja Mahasiswa Kukerta dan Ibu PKK Desa Mengupeh Tanam 60 Jenis Tanaman Herbal di Depan Kantor Desa IAI Tebo Siap Gelar PBAK 2025/2026, Usung Tema Cerdas dan Madani Berlandaskan Iman

Home / Berita / Daerah / Industri / Tebo

Sabtu, 6 Juli 2024 - 23:03 WIB

Berdiri di Rimbo Ilir, PKS PT SMS Tolak Buah Sawit Milik Masyarakat Setempat

INFONEGERIJAMBI.com, Tebo – Keberadaan Pabrik Kelapa Sawit (PKS) milik PT Selaras Sitra Sarimba atau PT SMS di Desa Giri Purno atau Blok D Kecamatan Rimbo Ilir Kabupaten Tebo Provinsi Jambi, harapannya secara umum adalah memberikan banyak manfaat dan keuntungan kepada warga sekitar sehingga dapat menunjang perekonomian.

 

Namun, pada kenyataannya tidak seperti yang diharapkan oleh warga sekitar dimana warga sekitar ini adalah warga Kecamatan Rimbo Ilir. Sejak berdirinya PKS PT SMS di Kecamatan Rimbo Ilir ini, telah menimbulkan polemik terhadap masyarakat dan polemik tersebut terus terjadi dan berkepanjangan sampai saat ini.

 

Polemik tersebut salah satunya adalah PKS PT SMS tidak mau menerima Buah Sawit milik warga lokal Kecamatan Rimbo Ilir, dimana wilayah Kecamatan Rimbo Ilir ini merupakan kawasan yang paling terdampak dengan keberadaan PKS PT SMS.

BACA JUGA :  Kades Sungai Bungur Di Gugat Ke PTUN, Terkait Pemecatan Kadus

 

Hal itu seperti yang diakui oleh salah satu warga Kecamatan Rimbo Ilir, Sukardi. Warga Rimbo Ilir ini berdomisili di desa Giri Purno dimana PKS PT SMS ini berdiri. Jarak rumahnya dengan Pabrik milik PT SMS ini jika ditempuh dengan Sepeda motor roda dua, perjalanannya tak kurang dari 5 menit.

 

Meskipun jarak rumahnya begitu dekat dengan Pabrik Kelapa Sawit PT SMS, Sukardi tidak pernah menjual Tandan Buah Sawit (TBS) ke PKS PT SMS dikarenakan apabila dijual kesana, TBSnya sudah pasti ditolak. Alasan pihak PKS PT SMS menolak, TBS milik warga Rimbo Ilir buahnya tidak bagus sehingga warga Rimbo Ilir menjual buahnya ke Pabrik lain yang jauh dari Rimbo Ilir.

 

“PT SMS tidak mau terima buah lokal warga Rimbo Ilir, alasannya karena buahnya tidak bagus. Mestinya PT SMS ini tetap menerima buah warga lokal Rimbo Ilir karena warga Rimbo Ilir ini paling terdampak adanya PKS PT SMS ini dan misalkan diterima, sortirannya diminimalisir dan PT SMS ini Pabrik Kelapa Sawit yang tidak punya kebun inti, seharusnya prioritas Buah warga lokal Rimbo Ilir untuk diterima karena kebunnya berada disekitar PKS PTS SMS,” urai Sukardi, Jumat (05/07/2024).

BACA JUGA :  IHSANUDDIN, S.P Ditunjuk DPP PDIP Jadi Wakil Ketua DPRD Tebo Periode 2024-2029

 

Pihak Manajemen PT SMS ini pun lanjut Sukardi, cukup sulit untuk diajak komunikasi oleh warga terkait beberapa dampak yang ditimbulkan oleh PKS PT SMS. Bagian Humas PT SMS yang biasanya menjadi ujung tombak untuk komunikasi dengan warga, selalu sembunyi dan Ketika didatangi oleh warga di PKS PT SMS, juga tidak pernah mau untuk bertemu.***

Share :

Baca Juga

Berita

AKBP Ruri Roberto Pimpin Pelantikan Dan Sertijab Sejumlah PJU Polres Merangin

Hukum

Pelaku Pencabulan Anak Di Amankan , Ternyata Pelakunya Anak Di Bawah Umur

Berita

PUISI 1 Aku Terima Akad-Nya Oleh Alhendra Dy

Bungo

Tingkatkan Kedekatan Anak dengan Ayah, TK Diaz Bungo Gelar Kegiatan One Day With Daddy

Daerah

Peran Masyarakat dalam TMMD ke-123 Kodim 0416/Bute di Tebo

Daerah

Tim Wasev TMMD Ke-123 Sampaikan Pesan Khusus kepada Penerima Manfaat RTLH di Malako Intan

Bungo

Sikap Arogan Manajemen PEGASUS Bentak Dan Usir Wartawan, Menghambat Tugas Jurnalis

Berita

DI DUGA OKNUM ANGGOTA DPRD TEBO SELINGKUHI ISTRI ORANG