Peserta BPJS Kesehatan di Tebo Jambi Keluhkan Pemindahan Faskes Secara Sepihak Razia Gabungan, Puluhan Rakit PETI Di Dekat Bandara Muaro Bungo Dimusnahkan Mabes Polri Tindaklanjuti Laporan Identitas Palsu Mantan PJ Bupati Tebo LSM Mappan Bakal Laporkan Kejari Tebo ke Kejagung, Ini Masalahnya Afriansyah Kirim Saksi Dari PD Aman Perkara Konflik PT APN Dengan Masyarakat

Home / Berita / Nasional

Sabtu, 25 Maret 2023 - 19:22 WIB

Sholat Tarawih Nabi Muhammad 11 atau 23 Rakaat? Ini Jawaban Ustadz Adi Hidayat

Dr. (H.C.) Adi Hidayat, Lc., M.A.

Dr. (H.C.) Adi Hidayat, Lc., M.A.

JAMBI – Bulan Ramadan menjadi salah satu bulan yang ditunggu-tunggu oleh umat muslim untuk dapat melaksanakan ibadah puasa sebulan penuh. Selain melalukan ibadah puasa, di bulan Ramadan umat muslim di seluruh dunia juga menjalankan salat Tarawih dan witir di malam hari selepas salat Isya.

Meskipun telah dilaksanakan sejak zaman Rasullulah sampai dengan saat ini, tidak sedikit perdebatan yang muncul akibat adanya perbedaan jumlah rakaat dalam pelaksanaan salat Tarawih.

Dai kondang Ustaz Adi Hidayat menyampaikan jumlah rakaat salat Tarawih dan salat Witir sesuai dengan amalan Rasulullah SAW, seperti yang pernah diriwayatkan oleh Aisyah R.A.

“Saya tidak pernah melihat Rasulullah SAW di Ramadan atau diluar Ramadan melakukan salat malam selain dari 11 rakaat,” ujar Adi dikutip dari akun YouTube Ceramah Pendek, Kamis (23/3/2023).

BACA JUGA :  Tinjau Kondisi Banjir di Tebo, Wakapolda Jambi Siap Memberikan Bantuan kepada Masyarakat Terdampak

Adi mengatakan bahwa salat Tarawih dengan 11 rakaat yang dilakukan oleh Rasullulah SAW itu terdiri dari 10 rakaat salat Tarawih dan 1 rakaat salat Witir. Untuk 10 rakaat salat Tarawih tersebut dilakukan dengan hitungan 2+2+2+2+2, dalam artian 5 kali dengan 2 rakaat.

Adapun rumus lain yang disampaikan Ustaz Adi Hidayat menurut hadist riwayat Muslim no 738, yakni 4+4+3 yang sama jumlahnya menjadi 11.

“Rasulullah SAW menunaikan salat malamnya, 4 rakaat jangan tanyakan bagus dan panjangnya, kemudian salat lagi 4 rakaat, jangan tanya bagus dan panjangnya, setelah itu beliau menunaikan 3 rakaat witir,” ujarnya.

BACA JUGA :  H-1 Idul Fitri 1445 H, PW IWO Provinsi Jambi Berbagi Kebahagian dengan Menyantuni Anak Yatim dan Bagikan Sembako

Menurut hadist ini, Rasulullah melaksanakan salat Tarawih 2 kali 4 rakaat, kemudian ditutup dengan salat Witir 3 rakaat. Namun, bisa saja salat Tarawihnya dikerjakan sebanyak 4 kali 2 rakaat (2+2+2+2) dan salat Witirnya 3 rakaat.

Kemudian berdasarkan keterangan sahabat Rasullulah Umar Bin Khattab yang dikuatkan dengan Usman bin Affan meriwayatkan, Rasullulah pernah menunaikan salat Tarawih dengan 20 rakaat dengan 3 witir.

“Bahkan, nanti ada yang sampai 36, ada yang sampai 40, kalau di atas 11 maka rumusnya tidak menggunakan 4+4 tetapi 2+2,” jelasnya.

Sumber Warta ekonomi

Share :

Baca Juga

Berita

Gubernur Al Haris Hadiri Puncak HPN 2024

Berita

Bupati Audiensi ke Bappenas : Penguatan Ketahanan Pangan Tanjab Barat

Nasional

Debt Collector yang Caci Maki Polisi, Ditangkap di Maluku

Berita

PSSI Upayakan Ivar Jenner Bisa Main di Indonesia vs Australia

Berita

Jalin Komunikasi dan Silaturahmi Bersama Insan Pers, Kapolres Tebo Gelar Coffee Morning

Berita

Pererat Silaturahmi SMAN 1 Tanjab Barat Gelar Pelepasan Siswa Kelas XII Tahun Pelajaran 2022-2023

Berita

Kapolri Tunjuk Irjen Karyoto Jadi Kapolda Metro Jaya

Berita

Pimpin Rapat Realisasi PAD, H Mukti: Masih Banyak OPD Dibawah Target